Setiap individu dianugrah kemampuan berbahasa. Bahasa tersebut diperoleh, diwaris dan ditumbuhkembangkan dari waktu ke waktu. Setiap manusia menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi dan alat untuk berinteraksi antara sesamanya. Setelah seseorang memperoleh Bahasa Pertama (B1) dan telah mampu berinteraksi dengan lingkungan sosial di luar keluarga dan kelompoknya, individu tersebut butuh menguasai bahasa lainnya dalam hal ini disebut bahasa kedua (B2). B2 adalah bahasa yang diperoleh anak setelah mereka memperoleh bahasa lain. Kemampuan B2 berwujud dari kegiatan pembelajaran B2 yang umunya terjadi dalam ruang kelas formal, Kebutuhan pemerolehan B2 muncul karena seseorang memerlukan bahasa baru untuk dapat berkomunikasi dan menyesuaikandiri di lingkungan sosial yang lebih besar. Selainitu, juga terdapat alasan imigrasi, kebutuhan perdagangan, ilmupengetahuan dan pendidikan. Masalah yang dijawab dalam penelitian ini Pengaruh usia terhadap kemampuan memahami bahasa kedua, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan metode statistik yaitu data disusun, diananlisis berdasarkan perhitungan statistik korelasi product moment. Analisis data diperoleh bahwa r hitung lebih kecil dari r tabel atau 0,024 >0,396 sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) ada pengaruh usia terhadap pemerolehan bahasa kedua siswa kelas VII A SMP Negeri 7 Dompu tahun pembelajaran 2014/2015 dinyatakan ditolak. Dengan demikian usia bukanlah yang menjadi kendala bagi seseorang dalam mempelajari bahasa kedua.
Copyrights © 2020