Abstrak Munculnya situs jejaring sosial atau media sosial memberikan kemudahan dalam melakukan komunikasi dan berbagi informasi melalui dunia maya. Facebook merupakan media sosial dengan pengguna terbanyak di Indonesia, dengan pengguna aktif sebanyak 130 juta akun. Konten apapun dapat dibagaikan melalui media sosial, sehingga memberikan peluang orang lain untuk melakukan penyebaran berita hoax melalui media sosial. Berdasarkan informasi dari Kemenkominfo pada bulan Agustus 2018 sampai April 2019 total temuan isu hoax sebanyak 1731 isu yang disebarkan melalui media social. Penelitian ini bertujuab untuk mengnalsis faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang melakukan penyebaran berita hoax melalui media social khusunya Facebook. ). Studi ini dilakukan menggunakan teori The New Media Literacies yang terdiri dari Simulation, Judgement, Collective Inttelgigence, Motiviasi, Sikap Afektif dan Konigtif. Metode penelitian yang digunakan adalah pengumpulan data kuantitatif dengan mengunakan Analisis Faktor. Analisis terhadap 34 variabel indikator menghasilkan Sembilan faktor terbentuk : (1) Faktor 1 menghasilkan 8 variabel indikator; (2) Faktor 2 menghasilkan 5 variabel indikator ; (3) Faktor 3 menghasilkan 4 variabel indikator; (4) Faktor 4 menghasilkan 3 variabel indikator; (5) Faktor 5 menghasilkan 3variabel indikator (6) Faktor 6 menghasilkan 3 variabel indikator; (7) Faktor 7 menghasilkan 3 variabel indikator; (8) Faktor 8 menghasilkan 2 variabel indikator (9) Faktor 9 menghasilkan 1 variabel indikator
Copyrights © 2020