ADLIYA: Jurnal Hukum dan Kemanusiaan
Vol 14, No 1 (2020): ADLIYA : Jurnal Hukum dan Kemanusiaan

PENGARUH LABELLING NEGATIF TERHADAP KENAKALAN REMAJA

Asiyah Jamilah (Fakultas Hukum Universitas Diponegoro)
Aista Wisnu Putra (Fakultas Hukum Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2020

Abstract

AbstractTeenagers are one of the groups that are very vulnerable to be swept along, they are looking for identity and lifestyle that is most suitable for him. It is not uncommon to cause mistakes and the mistakes they do often cause parents concerns and feelings that are uncomfortable for their environ­ment. These mistakes are what are often referred to as juvenile delinq­uen­cy. Juvenile delinquency is also known as deviant behavior, namely by the participation of a teenager in illegal behavior. This then reaps the response of the public that these behaviors should not be done by adolescents so that it gives rise to stigma/labels against these adolescents. The purpose of this study is to provide an explanation of the factors underlying the occurrence of juvenile delinquency and provide an overview of the influence of community stigma/labels on juvenile delinquency. the approach used in this paper is qualitative. By using a qualitative approach, it is possible to obtain data especially on stigma or labels, and their effects on juvenile delinquency. The results of the study are that two factors are underlying juvenile delinquency, namely factors originating from the external and factors originating from the internal. Then the label given to a person can influence his behavior, which most of the application of negative labels and stigma (such as criminal), increases deviant behavior and becomes a self-concept.AbstrakRemaja adalah salah satu kelompok yang sangat rentan ikut terbawa arus, mereka sedang dalam fase pencarian jati diri dan jalan hidup yang paling cocok bagi mereka. Yang mana hal ini tidak jarang menimbulkan ke­salahan dan kesalahan yang diper­buat­nya tidak jarang menyebabkan ke­kha­watiran orangtua serta menimbulkan perasaan yang tidak nya­man bagi lingkungan mereka. Kesalahan-kesalahan ini lah yang se­ring disebut dengan istilah kenakalan remaja. Kenakalan remaja di­kenal juga sebagai penyimpangan perilaku yaitu dengan ber­partisipasinya seorang remaja dalam perilaku ilegal. Hal inilah kemudian menuai tanggapan masyarakat bahwa perilaku-perilaku tersebut tidak seharusnya di­per­buat oleh remaja sehingga memun­culkan stigma/label terhadap remaja ter­sebut. Adapun penelitian ini memiliki tujuan untuk mem­beri­kan pen­jelasan mengenai faktor-faktor yang melatar belakangi ter­jadi­nya kena­kalan remaja serta memberi gambaran tentang pengaruh stigma/ label masyarakat terhadap kenakalan remaja. pendekatan yang digu­nakan dalam tulisan ini adalah pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan pen­­de­katan kualitatif, dimungkinkan untuk mendapat­kan  data ter­uta­ma  mengenai  stigma atau label serta pengaruhnya pada kenakalan re­maja. Hasil dari penelitian yakni terdapat dua faktor yang melatar be­la­kangi kenakalan remaja, yaitu faktor yang berasal dari eksternal dan faktor yang berasal dari internal. Kemudian label yang diberikan kepada se­seorang dapat mempengaruhi perilakunya, yang mana sebagian besar pene­­rapan label dan stigma yang negatif (seperti kriminal), mening­katkan perilaku yang menyimpang dan menjadi suatu konsep diri.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

adliya

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Adliya : Jurnal Hukum dan Kemanusiaan merupakan terbitan berkala ilmiah ini berisi artikel bidang ilmu Hukum yang diterbitkan secara berkala 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. ...