Dalam menentukan pemberian beasiswa kepada siswa SMK Negeri 5 Samarinda secara manual, hal ini mengakibatkan pengelolaan data beasiswa yang tidak efisien terutama dari segi waktu dan banyaknya perulangan proses yang sebenarnya dapat diefisienkan. Oleh karena itu, perlu adanya suatu sistem yang mendukung proses penentuan pemberian beasiswa kepada siswa sesuai kriteria yang di persyaratkan oleh sekolah, sehingga dapat mempersingkat waktu proses penyeleksian dan dapat meningkatkan kualitas keputusan dalam menentukan pemberian beasiswa tersebut. Sistem pendukung keputusan pemberian beasiswa menggunakan metode Analytical Hierarcy Process (AHP) dapat digunakan untuk menentukan siswa yang akan menerima beasiswa berdasarkan kriteria serta bobot yang sudah ditentukan. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Dalam hal ini alternatif yang dimaksud yaitu siswa yang berhak menerima pemberian beasiswa berdasarkan 5 kriteria wajib yakni nilai rapor, prestasi akademik, prestasi non akademik, jumlah penghasilan orang tua, dan jumlah tanggungan orang tua (JMY)
Copyrights © 2019