Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 7, No 2 (2016)

HUBUNGAN BONE DENGAN MANDAR: DARI SETERU MENJADI SEKUTU

Bahtiar, Bahtiar (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2016

Abstract

Kajian ini bertujuan menjelaskan hubungan antara Kerajaan Bone dengan Kerajaan Mandar (kerajaan yang tergabung dalam Pitu Babana Binanga). Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah berdasarkan perspektif sejarah melalui beberapa tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Kerajaan Bone dengan Kerajaan Mandar berawal dengan baik, kemudian bersitegang dalam waktu tertentu. Saat Perang Makassar berakhir yang disertai dengan Perjanjian Bungaya tahun 1667, Belanda dan Arung Palakka berjaya. Arung Palakka menjadi ketua kerajaan-kerajaan yang ada di Sulawesi Selatan dan memaksakan Mandar takluk kepada Belanda. Namun, Mandar tetap kokoh dan tidak mau tunduk kepada Belanda karena Mandar adalah sekutu Kerajaan Gowa yang tetap setia terhadap Gowa. Sikap Mandar dan Arung Palakka mengakibatkan perlawanan tidak terelakkan. Setelah Mandar mengalami kekalahan, keduanya berubah menjadi sekutu dan sepakat mengadakan perjanjian Lanrisang. Hubungan antar keduanya lebih erat lagi saat Mandar menyerahkan Arung Bakke Todani kepada Arung Palakka yang lari bersembunyi ke Mandar. Arung Bakke Todani merupakan saingan politik Arung Palakka, kemudian diadakan Perjanjian Salemo.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

walasuji

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya is an open access, a peer-reviewed journal published by Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan. We publish original research papers, review articles and case studies on the latest research and developments in the field of : oral tradition; manuscript; ...