Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya
Vol 11, No 1 (2020)

MENEGAKKAN KEKERABATAN: STRUKTUR LIMA SAODORAN PADA UPACARA PERKAWINAN ETNIK SIMALUNGUN

Damanik, Erond Litno (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2020

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendiskusikan fungsi struktur segilima pada perkawinan etnik Simalungun. Masalah difokuskan pada relasi fungsi sebagai mekanisme peneguhan kekerabatan diantara struktur yang terlibat. Acuan teoritis yang dipergunakan adalah pendekatan struktural-fungsionalisme Radcliffe-Brown. Data-data dikumpulkan melalui kajian lapangan dan wawancara mendalam. Kajian lapangan mengamati 5 upacara perkawinan di 5 daerah yang berbeda; Saribudolog, Pamatangsiantar, Parapat, Sarbelawan, dan Limapuluh. Amatan difokuskan pada marfologi dan fisiologi struktur sedang wawancara mendalam (melibatkan kelima struktur dan Partuha Maujana Simalungun), difokuskan pada perkembangan struktur. Data-data dianalisis secara kualitatif-deskriftif. Kajian ini menemukan bahwa struktur pentagon adalah peradaban sungai, analogi fungsional untuk meneguhkan sistem kekerabatan. Perkawinan tidak dipahami sebagai proses regenerasi namun pelembagaan struktur sebagai pewarisan nilai dan norma yang diakui bersama. Novelty kajian bahwa perkawinan adalah mekanisme penetapan ‘ibu yang baru’ untuk mengekalkan fungsi struktur sosial. Perkawinan menjangkau kedalaman struktur yang berfungsi selama proses hidup pada dunia sosial. Kajian ini menyimpulkan bahwa unit sosial pada struktur pentagon adalah mekanisme kebudayaan yang berfungsi untuk mengekalkannya pada kehidupan sosial.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

walasuji

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya is an open access, a peer-reviewed journal published by Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan. We publish original research papers, review articles and case studies on the latest research and developments in the field of : oral tradition; manuscript; ...