Kebutuhan pada jaringan dengan mengutamakan performa untuk mendukung sebuah efisiensi jaringan merupakan hal penting. Salah satu kesulitan yang di alami yaitu dalam hal pengarsipan. Untuk membuat sstem High Availability disini digunakan metode failover dimana metode failover merupakan metode ketersediaan siste jika salah satu server down atau mati. Tujuan dari penelitian ini yaitu membangun sistem penyimpanan berbasi cloud yang handal guna mencegah terjadinya down pada server dan membandingkan performansi sistem penyimpanan cloud computing menggunakan Network Attached Storage dan Distributed Replicated Bloced Device. Hasil dari penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa sistem penyimpanan cloud menggunakan Distributed Replicated Block Device lebih baik dibandingkan dengan Network Attached Storage dilihat dari beberapa pengujian yaitu pengujian High Availability, CPU, kehandalan I/O dan MySQL.
Copyrights © 2020