Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan
Vol 6, No 1 (2020): AL-DIN Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan

KASSIM AHMAD PELOPOR INKAR SUNNAH DI MALAYSIA

Darussalam Darussalam (Jurusan Pendidikan Agama Islam Pascasarjana, UIN Sunan Gunung Djati)
Neng Lutfi Maspupah (Jurusan Pendidikan Agama Islam Pascasarjana, UIN Sunan Gunung Djati)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2020

Abstract

AbstrakMunculnya Ingkar Sunnah sebenarnya bukanlah hal baru pada zaman modern ini, hal ini telah ada sejak akhir abad pertama namun tidak bertahan lama, seiring arus modernisasi, kecenderungan berfikir rasional dikalangan para mujaddid, dan bias dari pemikiran orientalis, perkembangannya hingga masuk pada negara muslim di Asia Tenggara yaitu Indonesia dan Malaysia. Pemahaman penolakan terhadap Hadis Nabi sebagai sumber Hukum Islam setelah Al-Qur’an turut mempengaruhi pemikiran para tokoh intelektual di Indonesia seperti Nazwar Syamsu dan Kassim Ahmad di Malaysia. Kasiim Ahmad seorang Islamolog Ketua Partai Komunis. Dia rajin menulis dan mengeluarkan berbagai statemen yang melecehkan sirah Nabi dan Sunnah beliau. Dia mempunyai sebuah buku berjudul “Hadits Penilaian Semula,” yang kemudian dilarang terbit oleh Pemerintah Kerajaan Malaysia karena banyak menuai kritik dan hujatan dari kaum muslimin dan para ulama di sana. Dalam bukunya, dia mengatakan bahwa umat Islam tidak perlu menerapkan Sunnah dalam penerapan ajaran agamanya.Kata kunci: Kassim Ahmad, Inkar Sunnah, Malaysia

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

aldin

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including: Social science, Religious Studies, Arts ...