Jurnal Kesehatan
Vol 10, No 1 (2019)

PENGARUH STIMULUS KUTANEUS SLOW STROKE BACK MASSAGE (SSBM) TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PENGRAJIN ROTAN YANG MENDERITA LOW BACK PAIN (LBP)

Teki Mahasih (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Cirebon)



Article Info

Publish Date
18 Jun 2019

Abstract

ABSTRAKNyeri punggung bawah (Low Back Pain) yang merupakan keluhan paling banyak ditemukan. Sekitar 90% penyebab LBP adalah faktor mekanik. Struktur anatomik tubuh normal apabila digunakan secara berlebihan atau sebelumnya mengalami trauma dapat menimbulkan stress atau strain pada otot, tendon dan ligamen. Sebetulnya rasa nyeri tersebut diminimalisir dengan menggunakan pijatan punggung. Pedoman AHCPR (Agency for Health Care Policy and Research) untuk penatalaksanan nyeri akut non farmakologi merupakan intervensi yang cocok intervensi non farmakologi yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri adalah stimulasi kutaneus, distraksi, relaksasi, imajinasi terbimbing dan hipnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulus kutaneus slow stroke back massage terhadap intensitas nyeri pada pengrajin rotan yang menderita low back pain di Desa Tegalwangi Kota Cirebon.Desain penelitian yang digunakan adalah quasy eksperiment. Jumlah sampel 31 responden dengan teknik sampling purposive sampling. Variabel Independen stimulus kutaneus slow stroke back massage sedangkan variabel dependentnya adalah intensitas nyeri. Penelitian ini menggunakan uji wilcoxon signed runk.Hasil penelitian  menunjukan ada pengaruh antara intensitas nyeri sebelum dan sesudah intervensi Stimulus kutaneus slow stroke back massage dalam 1 minggu 3 kali berturut-turut selama 4 minggu pada pengrajin rotan yang menderita low back pain dengan nilai p value = 0.000 < 0,05.Kata Kunci: Low back pain, gangguan nyeri, intensitas nyeri    ABSTRACTLow back pain which is the most common complaint. About 90% of the causes of LBP are mechanical factors. The normal anatomic structure of the body when used excessively or previously traumatized can cause stress or strain in the muscles, tendons and ligaments. Actually the pain is minimized by using a back massage. The AHCPR (Agency for Health Care Policy and Research) guidelines for the management of acute non-pharmacological pain are interventions that are suitable for non-pharmacological interventions that can be performed to treat pain are cutaneous stimulation, distraction, relaxation, guided imagination and hypnosis. This study aims to determine the effect of slow stroke back massage cutaneous stimulus on pain intensity in rattan craftsmen who suffer from low back pain in the Tegalwangi Village, Cirebon.The research design used quasy experiment. The number of samples were 31 respondents with purposive sampling technique. The independent variable is stimulus cutaneous slow stroke back massage while the dependent variable is pain intensity. This study uses the Wilcoxon signed runk test.The results showed that there was an influence between the intensity of pain before and after the intervention of cutaneous Stimulus slow stroke back massage in 1 week 3x consecutively for 4 weeks in rattan craftsmen suffering from low back pain with a p value = 0,000 <0.05.Keywords    : Low back pain, pain disorders, pain intensity

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Lingkup naskah jurnal kesehatan mencakup bidang ilmu : kesehatan masyarakat, keperawatan, kebidanan, fisioterapi, radiodiagnostik dan radioterapi, farmasi serta laboratorium ...