ABSTRAK Imunisasi merupakan suatu tindakan pemberian kekebalan kepada anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi sebelum berusia 12 bulan yaitu tuberkulosis, polio, hepatitis B, difteri,  pertusis,  tetanus,  dan  campak. Imunisasi dasar dengan lengkap dan teratur dengan mendapat semua jenis imunisasi dasar pada waktu anak berusia kurang dari 11 bulan dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian balita sekitar 80-95%. Imunisasi dasar  yang  tidak  lengkap, maksimum hanya dapat memberikan perlindungan 25-40%. Peran seorang ibu pada program imunisasi sangat penting, karena penggunaan sarana kesehatan oleh bayi/anak berkaitan dengan faktor yang mempengaruhi ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara faktor- faktor yang mempengaruhi ibu terhadap status imunisasi dasar pada bayi usia 12-24 bulan. Penelitian ini menggunakan desain korelasi deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 40 orang. Pengambilan sampel dengan menggunakan total population. Penelitian ini dilakukan di Desa Nauli Kecamatan Sigumpar Kabupaten Toba Samosir pada Oktober-Desember 2019. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner. Analisa data yang   digunakan chi-square.  Dari hasil penelitian disimpulkKan ada hubungan yang signifikan antara usia ibu dengan nilai p=0,001, pendidikan dengan nilai p=0,004, pekerjaan  dengan nilai p=0,001, jumlah anak dengan nilai   p=0,000, dan pengetahuan dengan nilai p=0,000 terhadap status imunisasi dasar. Dari penelitian ini diharapkan agar tenaga kesehatan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, upaya promosi kesehatan berupa support sosial, yakni peningkatan kualitas penyuluhan kesehatan, memberikan motivasi dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan terutama imunisasi.Kata Kunci : Imunisasi dasar, faktor-faktor yang mempengaruhi ibu
Copyrights © 2020