Indonesian Journal of Community Health Nursing
Vol. 5 No. 1 (2020): FEBRUARI 2020

The Determinants of Open Defecation in East Nusa Tenggara

Ronaldi Paladiang (Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya)
Joni Haryanto (Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya)
Eka Misbahatul Marah Has (Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga Surabaya)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2020

Abstract

Pendahuluan: Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) adalah perilaku tidak sehat yang masih sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Sampai saat ini perilaku BABS di Desa Kiritana Kecamatan Kambera masih dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor perilaku BABS di masyarakat Desa Kiritana Kecamatan Kambera.Metode: Penelitian deskriptif analitik. Populasi sebanyak 191 orang dan sampelnya sebanyak 129 orang menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian ini menggunakan Precede-Proceed Model yang dimana faktor predisposisinya karakteristik masyarakat dan keadaan geografi. Faktor pendukung yaitu kebijakan pemerintah dan program serta sarana prasarana. Faktor pendorong yaitu petugas kesehatan, pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Variabel independen yaitu umur, jumlah anggota keluarga, tingkat pendidikan, status ekonomi, pengetahuan, sikap, jarak rumah dengan sungai, kepemilikan jamban dan variabel dependen adalah perilaku BABS. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner milik Wahyuni (2018) yang dimodifikasi oleh peneliti, terdiri dari 29 pertanyaan. Kuesioner kemudian dianalisis menggunakan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Status ekonomi (p = 0,002), sikap (p = 0,000), jarak rumah dengan sungai (p = 0,006), kepemilikan jamban (p = 0,000). Hasil uji menunjukkan bahwa ada hubungan antara status ekonomi, sikap, jarak rumah dan sungai dan kepemilikan jamban dengan perilaku. Hasil uji multivariat ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi (p = 0,044 OR = 6,856), sikap (p = 0,000 OR = 6,425), jarak rumah dengan sungai (p = 0,016 OR = 0,315) dan kepemilikan jamban (p = 0,000 OR = 10,854) dengan perilaku BABS.Kesimpulan: Perilaku BABS di Desa Kiritana Kecamatan Kambera, faktor yang mempengaruhi yaitu status ekonomi, sikap, jarak rumah dengan sungai dan kepemilikan jamban. Faktor yang paling kuat pengaruhnya adalah sikap dan kepemilikan jamban.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

IJCHN

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Nursing Public Health

Description

Indonesian Journal of Community Health Nursing is a scientific media periodically published twice a year (February and August) which contains scientific articles on health and nursing specifically related to the topic of community health nursing that published by Faculty of Nursing Universitas ...