kemiringan lahan, curah hujan, dan jenis tanah dalam kawasan Barat – Selatan ini. Metode analisis data selanjutnya menggunakan pendekatan Location Quotient (LQ) Dari hasil analisis yang dilakukan, diperoleh beberapa komoditas unggulan yang memiliki LQ > 1 dan juga LQ < 1. Hal ini menunjukkan terdapat komoditas unggulan yang memiliki kualitas ekspor (LQ > 1) sebagai sektor basis untuk kabupaten tersebut, dan juga sebagai sektor non – basis (LQ < 1) dimana kabupaten tersebut mengimpor dari daerah lainnya. menunjukkan setiap kabupaten memiliki karakteristik tersendiri di dalam penentuan skenario yang optimal. Terdapat komoditas – komoditas unggulan tertentu di suatu kabupaten yang tidak terdapat di kabupaten lainnya.
Copyrights © 2019