Pemerintah kota Langsa, Provinsi Aceh berkomitmen untuk menerapkan smart Government sebagai bagian dari konsep Smart City. Pentingnya layanan Smart government dengan sistem open data bertujuan untuk mendorong pelayanan publik yang terintegrasi dan transparan. Penerapan sistem Smart Government, khususnya di Kota Langsa masih terdapat kekurangan terutama pada bidang sumber daya manusia (SDM) dan ketersediaan sarana dan prasarana penunjang. Tujuan kajian ini adalah untuk melihat kesiapan Pemerintah Kota Langsa dalam menyusun konsep Smart Governance yang sesuai dengan visi misi dan RPJPN (Rencana Pembangunan jangka Panjang Nasional). Dalam perencanaan ini menggunakan gabungan framework TOGAF ( The Open Group Architecture Framework ) COBIT 5 capability model. Penelitian ini di lakukan pada fase implementation Governance pada TOGAF dan area Governance pada COBIT 5. Hasil dari kajian ini adalah rekomendasi kesiapan Pemerintah Kota Langsa dalam menerapkan Smart Government.
Copyrights © 2019