Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh merger dan akuisisi terhadap manajemen laba dan kinerja perusahaan ditinjau pada masa sebelum dan setelah melakukan merger dan akuisisi. Variabel dalam penelitian ini adalah merger dan akuisisi, manajemen laba, dan kinerja perusahaan. Sampel penelitian ini adalah 36 perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi yang terdaftar di BEI tahun 2011-2013. Teknik analisis data yang digunakan uji normalitas, uji regresi linier, uji pair sample t-test, dan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian Manajemen laba menggunakan model Jones, nilai Sig. 0.308 > α (0.05) maka dapat diambil kesimpulan tidak cukup bukti perusahaan melakukan manajemen laba sebelum dan setelah merger dan akuisisi. Nilai Signifikan pada pengujian ROA adalah 0, 030 < α (0.05) sehingga disimpulkan ada pengaruh antara merger dan akuisisi dengan kinerja perusaahaan dilihat dari rasio profitabilitas yang diukur menggunakan ROA. Pada penelitian Current Ratio nilai Sig. sebesar 0,083 > α (0.05) sehingga sehingga disimpulkan tidak ada perubahan pada Current Ratio. Kesimpulannya, tidak cukup bukti adanya praktik manajemen laba oleh perusahaan diukur pada masa sebelum dan sesudah merger dan akuisisi, sedangkan ada pengaruh dalam kinerja perusahaan dilihat menggunakan ROA, tidak ada pengaruh sebelum dan setelah merger dan akuisisi jika diuji menggunakan Current Ratio. Kata kunci: Merger dan Akuisisi, Manajemen Laba, Kinerja Perusahaan, Model Jones, Sinergi.
Copyrights © 2016