Laporan keuangan merupakan instrumen bagi perusahaan dalam menyampaikan berbagai informasi serta kinerja perusahaan kepada para pihak yang memiliki kepentingan. Sehingga lamanya proses penyelesaian audit atas laporan keuangan oleh auditor dapat mengindikasikan adanya masalah (bad news) dalam laporan keuangan tersebut dan dapat mempengaruhi keputusan para pengguna laporan keuangan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh auditor switching, profitabilitas, solvabilitas, kualitas auditor, dan ukuran perusahaan terhadap audit delay dengan ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan dua model yaitu analisis regresi linier berganda dan moderated regression analysis. Obyek penelitian menggunakan 192 perusahaan manufaktur pada periode 2013-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa auditor switching dan profitabilitas tidak cukup bukti berpengaruh terhadap audit delay. Solvabilitas berpengaruh signifikan positif terhadap audit delay. Kualitas auditor dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan negatif terhadap audit delay. Ukuran perusahaan mampu memoderasi hubungan auditor switching dan kualitas auditor terhadap audit delay. Namun ukuran perusahaan tidak memiliki cukup bukti dalam memoderasi hubungan profitabilitas dan solvabilitas terhadap audit delay. Kata Kunci: Audit Delay, Auditor Switching, Profitabilitas, Kualitas Auditor, Ukuran Perusahaan
Copyrights © 2016