Pengajaran sastra bermanfaat untuk membentuk karakter siswa di sekolah. Karakter dimaknai sebagai watak atau sifat-sifat kejiwaan (akhlak, budi pekerti, tabiat, etos) yang membedakan seseorang dengan orang lain. Karakter juga terbentuk oleh pendidikan, sejak pendidikan di dalam keluarga sampai di sekolah, serta pengaruh nilai-nilai yang beredar dalam masyarakat dan lingkungan yang menumbuhkannya. Selain karakter individu yang unik dan berbeda-beda itu, ada pula karakter kolektif yang dibangun oleh nilai-nilai yang bersifat universal. Karakter kolektif dan karakter individu saling berinteraksi serta saling mempengaruhi, baik antar individu maupun dengan karakter kolektif. Dengan mengajarkan sastra kepada siswa maka pembentukan karakter siswa dapat terlaksana serta akan ikut menyumbang proses perbaikan masa depan bangsa.
Copyrights © 2012