CAHAYA tech
Vol 8, No 2 (2019): SEPTEMBER 2019

Sistem Pendukung Keputusan Penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Menggunakan Metode Simple Additive Weighting

Intan Putri Pertiwi (Sekolah Tinggi Teknologi Cahaya Surya - Kediri)
FX Fedinandus (Sekolah Tinggi Teknik Surabaya)
Arthur Daniel Limantara (Sekolah Tinggi Teknologi Cahaya Surya - Kediri)



Article Info

Publish Date
05 Sep 2019

Abstract

Penerimaan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) yang memiliki anggota keluarga yang terdiri dari anak usia 0-15 tahun (atau 15-18 tahun namun belum menyelesaikan pendidikan dasar) dan ibu hamil/nifas. Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan bantuan tunai kepada RTSM dengan mewajibkan RTSM tersebut mengikuti persyaratan yang ditetapkan program, yaitu menyekolahkan anaknya disatuan pendidikan, dan melaksanakan kunjungan rutin ke fasilitas kesehatan bagi anak usia 0-6 tahun, ibu hamil dan ibu nifas. Adapun kriteria untuk mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) adalah anak usia di bawah 6 tahun dan ibu hamil, anak usia SD/MI dan anak usia SMP/MTS. Untuk membantu menentukan dalam menetapkan seseorang yang layak menerima Program Keluarga Harapan(PKH) maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan. Dengan adanya Sistem Pendukung Keputusan (SPK) ini di harapkan agar proses pengambilan keputusan dapat meminimalisir terjadinya salah sasaran yang sering timbul dalam proses penyeleksian warga yang ingin mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Metode yang digunakan adalah metode Simple Additive Weighting (SAW). Kata Kunci : PKH, RTSM,SAW, dan SPK

Copyrights © 2019