Pendidikan Kerajinan Tangan dan Kesenian (KTK) di SD berfungsi untuk mengembangkan keterampilan siswa sebagai bekal untuk berkarya serta, menumbuhkembangkan cita rasa keindahan dan kemampuan menghargai Seni Rupa di SD dan penerapannya dalam kelas. Pada umumnya ada tiga metode yang biasa digunakan dalam mengajarkan mata pelajaran. KTK di SD, yaitu: (1) Metode mencontoh, (2) Metode ekspresi bebas, (3) Metode kerja kelompok. Metode mencontoh sangat tepat digunakan untuk materi pelajaran kerajinan tangan, karena melatih kecakapan teknik/keterampilan tangan siswa untuk berkarya, namun unsur kebebasan mengekspresikan ide-ide siswa tetap ada. Metode ini lebih mengutamakan keterampilan, dan meniru bentuk-bentuk karya. Sebaliknya metode ekspresi bebas, justru lebih mengutamakan kebebasan penuh dibandingkan dengan meniru bentuk yang sudah jadi. Sedangkan metode kerja kelompok mengutamakan kerja sama antara siswa dalam kelompok sehingga terwujud suatu hasil karya kelompok yang utuh. Penilaian dalam pendidikan KTK seni rupa didasarkan pada pemikiran pendidikan melalui seni, meliputi proses (sikap, teknik, dan kepuasan). Aspek hasil karya dapat dinilai adalah: goresan, warna, komposisi, dan keutuhan.
Copyrights © 2005