Perkembangan pariwisata di Nusa Penida mengalami peningkatan signifikan. Hal ini tidak terlepas dari lancarnya transportasi laut berupa speedboat dengan jadual peyebrangan yang semakin banyak. Untuk memudahkan wisatawan dan efisien waktu maka ada baiknya diberikan informasi terhadap objek wisata yang ada di Nusa Penida. Untuk mengatasi masalah tersebut maka penulis akan menerapkan metode SAW dan TOPSIS dalam menentukan lokasi wisata di Nusa Penida. Hasil penelitian menggunakan kedua metoda menunjukkan dari beberapa alternatif yang dibandingkan bahwa objek wisata Angel Bilabong dengan metoda SAW memperoleh nilai preferensi tertinggi 2,920 dan dengan metoda TOPSIS nilai preferensi juga tertinggi dibandingkan alternatif objek wisata yang lain sebesar 0,6767. Hasil penelitian ini diharapkan mampu mempermudah para wisatawan dalam menentukan pilihan objek wisata yang akan dikunjungi pada saat berlibur ke pulau Nusa Penida, sehingga dari segi waktu lebih efisien dan efektif
Copyrights © 2020