This research aims to examine the influence of gender, experience, independence, and competence on auditors’ scepticism. The data for this research was collected using a survey questionnaire to 38 auditors in Padang. The total sampling technique was used due to the limited numbers of auditors in Padang. This research also used 140 accounting students as the proxy of incompetent auditors using a purposive sampling technique. The results of the study show that: (1) male auditors are more sceptical than female auditors; (2) there is no difference between experienced and inexperienced auditors on scepticism; (3) independence has a positive influence on auditor’s skepticism; and (4) there is a significant difference between competent and incompetent auditors on scepticism. The findings implied that auditors have to maintain their independencies and competencies to ensure their professional scepticism during the audit. It is suggested for further studies to extend this research by exploring other variables and respondents.Riset ini bertujuan untuk menguji pengaruh gender, pengalaman, independensi, dan kompetensi terhadap skeptisisme auditor. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner ke 38 auditor di Kota Padang. Kami menggunakan total sampling technique karena terbatasnya jumlah auditor yang ada. Untuk menguji perbedaan skeptisisme antara auditor berkompeten dan belum berkompeten, kami menggunakan mahasiswa akuntansi sebagai representasi dari auditor yang belum berkompeten. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) auditor laki-laki lebih skeptis daripada auditor perempuan, (2) tidak ada perbedaan skeptisisme antara auditor yang berpengalaman dan tidak berpengalaman, (3) independensi berpengaruh positif terhadap skeptisisme auditor, dan (4) tidak ada perbedaan skeptisisme antara auditor yang berkompeten dan belum berkompeten. Hasil ini memberikan dampak terhadap kantor akuntan publik, organisasi akuntan publik, dan perguruan tinggi. Hasil ini juga mengimplikasikan bahwa auditor harus menjaga independensi dan kompetensi untuk menjaga skeptisisme profesional mereka selama proses audit berlangsung. Kami menyarankan untuk memperluas riset dengan menambah variabel dan responden yang lain.
Copyrights © 2018