Latar belakang :anemia merupakan penyakit akibat kurangnya sel darah merah. Pada mahasiswi/remaja perempuan sering mengalami anemia karena peningkatan kebutuan sel darah merah untuk pertumbuhan dan kehilangan darah karena mentruasi setiap bulan. Anemia pada remaja perempuan dapat berdampak panjang untuk dirinya dan juga untuk anak yang ia lahirkan kelak. Sel darah merah tersusun atas hemoglobin, yang berperan penting dalam mendukung fungsi darah sebagai Anemia karena kekurangan zat besi dipengaruhi juga oleh vitamin C. Jambu biji merupakan buah yang banyak mengandung antioksidan, seperti likopen, vitamin C dan pectin. Vitamin C dan pectin.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi jus jambu biji terhadap kadar hemoglobin pada mahasiswi asrama Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Metode :Penelitian ini adalah penelitian analitik eksperimental dengan desainPretes-postest with Control.Populasi penelitian ini adalah mahasiswi asrama Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Sampel di tentukan dengan purposisive sampling diperoleh sejumlah 26 mahasiswa. Metode pengumpulan data dengan kuisioner dan pemeriksaan hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah pada kelompok perlakuan dan pemberian sirup rendah gula pada kelompok kontrol. Hasil :ada pengaruh konsumsi jus jambu biji merah dengan korelasi sebesar 0,922 dengan signifikansi 0,000. Karena signifikansi < 0,05 maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Hemoglobin sebelum dan sesudah pemberian jus jambu biji merah. Dari rata-rata (mean) diketahui bahwa rata-rata kadar hemoglobin mahasiswi setelah pemberian jus jambu lebih tinggi daripada sebelum pemberian jus jambu. Kesimpulan : pemberian jus jambu dapat meningkatkan kadar hemoglobin mahasiswi warga Asrama Mahasiswa Mamba’ul ‘Ulum Surakarta. Kata kunci : Pengaruh, Jus jambu biji merah, Hemoglobin.
Copyrights © 2018