Latar Belakang: Tingginya kasus baru kanker dan sekitar 40% dari kematian akibat kanker berkaitan dengan faktor resiko kanker yang seharusnya dapat dicegah. Upaya pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia khususnya untuk kanker leher rahim anatara lain dengan deteksi dini kanker leher rahim pada perempuan usia 30-50 tahun dengan menggunakan metode Papsemar dan inspeksi Visiaul dengan asam Asetat (IVA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara usia dengan deteksi dini kanker serviks metode IVA. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan retrospektif. Subjek dalam penelitian ini adalah semua ibu yang melakukan pemeriksaan di Poliklinik KIA KB Puskesmas Kebakkramat I Karanganyar pada bulan Maret 2019. Data diperoleh dari buku register kunjungan pada bulan Maret 2019. Pengolahan data dengan menggunakan Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian: mayoritas responden berusia ≤ 40 tahun sebanyak 25 responden (80,6%) dan mayoritas melakukan IVA tes sebanyak 18 responden (58,1%). Hasil uji chi square dengan taraf signifikan 5% adalah 0,02 (p < 0,05) berarti terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan deteksi dini kanker serviks metode iva. Simpulan: Ada hubungan yang signifikan antara usia dengan deteksi dini kanker serviks metode Iva.
Copyrights © 2019