Taka (Tacca leontopetaloides [L.] Kuntze) adalah tumbuhan terna yang tumbuh liar di daerah pesisir pantai dengan tekstur tanah berpasir. Umbi taka memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi terutama karbohidrat. Saat ini pemanfaatan umbi taka masih minim karena ketersediaannya yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi pemupukan tumbuhan taka dalam rangka meningkatkan produksi umbi dan kandungan nutrisinya. Percobaan dilakukan di lapangan menggunakan rancangan acak kelompok yang terdiri atas 6 perlakuan, yaitu tanpa pupuk (kontrol), pupuk kandang saja (PK), pupuk kandang + pupuk anorganik NPK 50% (PKA50), pupuk kandang + NPK 100% (PKA100), pupuk kandang + pupuk organik hayati (POH) + NPK 50% (PKHA50), dan pupuk kandang + POH + NPK 100% (PKHA100). Dosis NPK 100% adalah 150:50:150 kg ha-1. POH yang digunakan adalah Beyonic StarTmik dengan dosis 25 cc L-1 air untuk perendaman bibit, 250 ml pertanaman pada umur 1 dan 3 bulan setelah tanam (BST). Seluruh perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil percobaan ini menunjukkan bahwa produksi umbi taka tertinggi adalah pada perlakuan PKHA50. Perlakuan POH yang dikombinasikan dengan pupuk NPK dapat meningkatkan produksi umbi taka sebesar 60-100%, namun tidak berpengaruh terhadap kandungan gizinya. Kombinasi pupuk kandang, POH, dan NPK 50% dapat direkomendasikan untuk optimalisasi produksi umbi taka. Kata kunci: hasil, NPK, pupuk kandang, pupuk organik hayati
Copyrights © 2020