Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3

Pemanfaatan Asam Jawa (Tamarindus indica) untuk Menurunkan Kadar Glukosa Darah pada Diabetes Melitus

Wina Nazula Makrufa (Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2019

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh masyarakat Indonesia. Jumlah penderita diabetes mellitus di Indonesia terus menerus meningkat setiap tahunnya. Pada penderita diabetes mellitus ditemukan peningkatan kadar glukosa darah atau yang disebut sebagai hiperglikemia. Peningkatan kadar glukosa darah disebabkan karena adanya kerusakan dari sel beta pankreas. Akibat dari kerusakan tersebut, insulin yang berguna untuk menyerap glukosa menjadi berkurang. Hal ini terjadi pada penderita diabetes melitus tipe 1. Selain itu, peningkatan kadar glukosa darah juga dapat disebabkan karena sensitivitas sel terhadap insulin berkurang, sehingga kemampuan sel untuk mengambil glukosa dari darah juga berkurang. Terdapat beberapa penelitian yang meneliti tentang pemanfaatan asam jawa atau Tamarindus indica sebagai bahan alami untuk menurunkan kadar glukosa darah. Pada beberapa penelitian menggunakan bagian buah dari asam jawa untuk dibuat menjadi ekstrak dan diberikan kepada hewan percobaan, yaitu mencit yang telah diberikan aloksan sehingga pankreasnya rusak dan mengalami peningkatan kadar glukosa darah. Setelah diberikan ekstrak buah Tamarindus indica, terdapat penurunan kadar glukosa darah yang cukup signifikan. Pada penelitian yang lain yang menggunakan bagian lain dari Tamarindus indica yaitu bagian biji dan daunnya, terdapat penurunan kadar glukosa darah, namun tidak signifikan.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

kesehatan

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, ...