Penelitian ini menggunakan desain analitik, rancangan cross sectional dalam bentukunivariat dan bivariat (uji chi square). Sampel berjumlah 35orang. Dengan variabel independenadalah faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi pada balita usia 1-4 tahun. Dan variabeldependen adalah status gizi pada balita usia 1-4 tahun.Hasil penelitian menemukan tidak ada hubungan pola makan (p = 0,042) dan riwayatpendidikan ibu (p = 0,011) dengan status gizi balita usia 1-4 tahun. Ada hubungan riwayat penyakitinfeksi (p = 0,013), pengetahuan ibu tentang gizi (p = 0,030), sikap ibu (p = 0,012), jumlah anggotakeluarga (p = 0,007), pemanfaatan pelayanan kesehatan (p = 0,039) dan pendapatan keluarga (p =0,004) dengan status gizi balita usia 1-4 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rajabasa Indah kotaBandar Lampung tahun 2014. Disarankan bagi masyarakat untuk lebih mengetahui faktor penyebabmasalah gizi pada balita, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pencegahan terjadinya gizi burukpada balita, dengan mengikuti penyuluhan gizi yang dilakukan pihak puskesmas dan mengikutikonseling gizi, bagi tenaga kesehatan khususnya di bidang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) agar dapatmeningkatkan pelayanan kesehatan pada balita dan menjalin kerjasama dengan sektor lain dalammempromosikan pentingnya status gizi pada balita
Copyrights © 2019