Jurnal ini mengidentifikasi efektivitas bank sentral dalam menjaga kestabilan nilai tukar. Adapun variabel yang diambil untuk diteliti adalah suku bunga dalam negeri, suku bunga luar negeri, pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda, jurnal ini menemukan bahwa suku bunga dalam negeri dan suku bunga luar negeri berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar. Ketika suku bunga dalam negeri naik sebesar satu persen maka nilai tukar akan meningkat sebesar enam persen yang artinya rupiah akan melemah terhadap dollar. Namun, peneliti juga menemukan bahwa suku bunga luar negeri berpengaruh negatif terhadap nilai tukar. Sedangkan pertumbuhan ekonomi dan inflasi tidak berpengaruh terhadap nilai tukar.
Copyrights © 2019