Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya tingkat absensi yang di lihat dari daftar jumlah absensi ketidakhadiran pegawai Unit Pelayanan Puskesmas Pasundan Garut selama periode tahun 2018 - 2019 dan cenderung mengalami penurunan tingkat absensi pada tahun 2019. Hal ini mengidentifikasikan bahwa semangat kerja semakin lama semakin berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kompensasi memiliki pengaruh terhadap semangat kerja pada Unit Pelayanan Teknis. Puskesmas Pasundan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang bekerja di Unit Pelayanan Teknis. Puskesmas Pasundan. Sedangkan sampel yang diambil adalah sebanyak 45 orang responden dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sampel yaitu sampel jenuh. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan aplikasi software Microsoft Excel 2010 dan SPSS versi 24, maka diperoleh keterangan bahwa semua instrumen yang digunakan dalam penelitian ini layak disebarkan dan dinyatakan valid karena memiliki nilai koefisien korelasi yang lebih besar dari r tabel yaitu sebesar 0,294 dan semua instrumen yang digunakan juga dinyatakan reliabel karena memiliki nilai koefisien alpha cronbach yang lebih besar dari 0,600. Dari hasil uji korelasi diperoleh keterangan bahwa variabel kompensasi mempunyai pengaruh yang kuat terhadap variabel semangat kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,668 dan nilai koefisien determinasi sebesar 45% yang artinya semangat kerja karyawan UPT.Puskesmas Pasundan dipengaruhi oleh kompensasi dan sisanya sebesar 55% dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi semangat kerja yaitu Job Security, kesempatan untuk mendapatkan kemajuan, kepemimpinan yang baik, kompensasi,gaji dan imbalan .
Copyrights © 2020