Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dari pelatihan frontliner bagi peningkatan kompetensi teller di Bank Syariah Mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan mix methods yaitu menggabungkan antara pendekatan kualitatif dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan yaitu ex post facto dengan sampel penelitian sebanyak 132 teller yang mengikuti pelatihan Banking Staff Program for Frontliner pada tahun 2018. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa data sekunder dari Mandiri Syariah University yaitu data hasil pre test dan post test pelatihan Banking Staff Program(BSP) for Frontliner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Paired Sample T Test pada nilai pre test dan post test pelatihan frontliner di Bank Syariah Mandiri dengan taraf signifikasi 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nilai post test yaitu sebesar 52,73 dengan nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 20 sedangkan nilai rata-rata post test sebesar 73,64 dengan nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 40. Kemudian pada hasil uji pared t-test yaitu sig.2 tailed sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai pre test dengan rata-rata nilai post test pada pelatihan BSP for Frontliner di Bank Syariah Mandiri.
Copyrights © 2019