Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan model yang dapat digunakan untuk memprediksi jumlah tanah tererosi yang terjadi pada sub-DAS Cikapundung Gandok jika terjadi perubahan tataguna lahan, sehingga akan diketahui pada komposisi tataguna lahan terutama luas hutan yang tersisa akan menyebabkan sub-Das telah mencapai kondisi kritis. Penelitian ini dilakukan mulai Oktober 2007 sampai dengan April 2008 di outlet sub-DAS Cikapundung Gandok yaitu di Babakan Siliwangi, Kota Bandung yang saat ini ramai dibicarakan tentang pemanfatan tataruangnya. Hasil penelitian ini berupa model stokastik E = 1,90.H0.05.K0,11.M0,3.S-0,1 dan kondisi tataguna lahan saat ini sudah memasuki tahap kritis. Kata kunci: Model stokastik erosi, Sub-DAS Cikapundung Gandok
Copyrights © 2008