ABSTRACTSungaiAmbawang, Sungai Bawas, Sungai Benuah maupun Danau lait merupakan salah satusumber air baku yang bisa dimanfaatkan oleh penduduk setempat, namun masihperlu dikaji ulang untuk dijadikan salah satu sumber air baku bagi PDAM KotaPontiank. Oleh karena itu sampai kajian ini dilakukan, Sungai Ambawang, SungaiBawas, Sungai Benuah maupun Danau lait belum memiliki sarana dan prasaranapenyediaan air bersih yang memadai, pendistribusian yang ada saat ini berupahasil dari swadaya masyarakat tanpa teknik pendistribusian yang baik yaknitanpa menggunakan sistem tampungan, transmisi dan pengolahan.Skripsiini berisi tentang Penentuan Skala Prioritas Lokasi Sumber Air Baku Bagi PDAMKota Pontianak sampai dengan tahun 2031. Dari analisa kebutuhan air danketersediaan air didapatkan nilai debit andalan 99% dari masing-masing sumberair baku adalah untuk sungai Ambawang 1.712.070 lt/det dimana debit tersebutmasih memadai kebutuhan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det, Sungai Bawas4.597,40 lt/det dimana debit tersebut tidak memenuhi kebutuhan air penduduksebesar 4.620,55 lt/det, Sungai Benuah 4.597,40 lt/det dimana debit tersebuttidak memenuhi kebutuan air penduduk sebesar 4.620,55 lt/det sedangkan untungDanau Lait 24.890,69 lt/det dimana debit tersebut masih dapat memenuhi kebutuhanair penduduk sebesar 4.620,55 lt/det.Darihasil keseluruhan analisa disimpulkan bahwa Sungai Ambawang dan Danau Laitdapat dijadikan sebagai sumber air baku bagi PDAM Kota Pontianak dengan catatankondisi lingkungan disekitarnya harus tetap dijaga kelestariannya agarkualitas, kuantitas dan kontinuitas air nya dapat selalu terpelihara hinggadapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang.
Copyrights © 2014