Jurnal Kimia Khatulistiwa
Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Kimia Khatulistiwa

PENGARUH VARIASI WAKTU DAN UKURAN SAMPEL TERHADAP KOMPONEN MINYAK ATSIRI DARI DAUN JERUK PURUT(Citrus hystrix DC.)

M. Agus Wibowo, Dewi Mayasari, Afghani Jayuska, (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2013

Abstract

Daun jeruk purut berpotensi sebagai penghasil minyak atsiri. Salah satu metode untuk mendapatkan minyak atsiri yaitu menggunakan destilasi uap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi waktu dan ukuran sampel terhadap komponen senyawa minyak atsiri terkandung dalam daun jeruk purut asal Terentang dengan menggunakan metode detilasi uap. Ukuran sampel daun jeruk purut segar dalam keadaan utuh dan rajang, kemudian didestilasi selama 4 dan 8 jam dengan menggunakan metode destilasi uap. Randemen minyak atsiri daun jeruk purut yang tertinggi yaitu pada daun utuh selama 4 jam sebesar 0,88095%. Hasil uji statistik dengan ANAVA satu jalan dengan tingkat signifikan 0,05 dan dilanjutkan uji BNT (Beda Nyata Terkecil) diperoleh daun utuh 4 jam berbeda nyata terhadap daun utuh 8 jam, daun rajang 4 jam dan daun rajang 8 jam. Hasil dari analisis GC-MS menunjukkan kandungan senyawa pada daun utuh 4 jam yaitu sitronelal 39,65%, ?-sitronelol 3,72%, isopulegol 3,47% dan geranil asetat 3,38%. Kata kunci : Citrus hystrix, sitronelal, minyak atsiri, destilasi uap

Copyrights © 2013