Jurnal Kimia Khatulistiwa
Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Kimia Khatulistiwa

Aktivitas Antirayap Minyak Atsiri Kulit Buah Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) Terhadap Rayap Coptotermes sp.

Afghani Jayuska, Harlia, Viana Sari, (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Jan 2016

Abstract

Tanaman Jeruk Bali (Citrus maxima (Burm.) Merr.) famili Rutaceae merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri terutama pada bagian kulit buahnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas  minyak atsiri kulit buah jeruk bali (C. maxima (Burm.) Merr.) sebagai antirayap terhadap rayap Coptotermes sp. dengan uji penghambatan makan yang dilakukan selama 7 hari. Minyak atsiri kulit buah jeruk bali (C. maxima (Burm.) Merr.)  diperoleh dengan metode destilasi uap yang dilakukan selama 4 jam. Rendemen minyak atsiri kulit buah jeruk bali (C. maxima (Burm.) Merr.)  diperoleh sebesar 0,2%. Hasil identifikasi GC-MS menunjukkan bahwa minyak atsiri kulit buah jeruk bali (C. maxima (Burm.) Merr.) mengandung senyawa terbesar dl-limonen (41,98%) dan senyawa lain yaitu β-mirsen (15,34%),(E,E,E)-3,7,11,15-Tetrametil hexadeka 1,3,6,10,14-pentena (2,07%), δ-elemen (2,05%), dan Germakren D (0,78%). Hasil yang diperoleh menunjukkan minyak atsiri kulit buah jeruk bali (C. maxima (Burm.) Merr.) berpotensi sebagai antirayap dengan konsentrasi 8% sudah tergolong memiliki aktivitas antirayap yang sangat kuat terhadap rayap Coptotermes sp. dan menyebabkan  mortalitas rayap sebesar 97,33%. Kata Kunci: Citrus maxima (Burm.) Merr., Rutaceae, Minyak atsiri, Antirayap, Coptotermes sp.

Copyrights © 2016