El Nino Shouthern Oscillation (ENSO) merupakan fenomena cuaca yang terjadi di Samudra Pasifik, sedangkan Dipole Mode (DM) adalah fenomena interaksi atmosfer laut yang terjadi di Samudra Hindia. Pada penelitian ini telah dilakukan analisis pengaruh ENSO dan DM terhadap curah hujan di Kota Pontianak dari tahun 1995 sampai dengan tahun 2014 menggunakan metode regresi linier sederhana dan menentukan koefisien korelasi dengan menggunakan data indeks Nino 3.4 dan Dipole Mode dengan data curah hujan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Enso dan Dipole Mode terhadap curah hujan di Kota Pontianak. Hasil analisis menunjukkan korelasi ENSO terhadap curah hujan 0,56-0,63, korelasi DM terhadap curah hujan 0,45-0,59. Sehingga dapat disimpulkan ENSO dan DM berpengaruh sedang terhadap curah hujan di Kota Pontianak.
Copyrights © 2018