Modal kerja merupakan masalah pokok dan topik penting yang sering kali dihadapi oleh perusahaan, karena hampir semua perhatian untuk mengelola modal kerja dan aktiva lancar yang merupakan bagian yang cukup besar dari aktiva. Modal kerja dibutuhkan oleh setiap perusahaan untuk membelanjai operasinya sehari-hari, misalnya : untuk pembelian bahan mentah, membayar upah karyawan, dan lain-lain, dimana uang atau dana yang dikeluarkan tersebut diharapkan dapat kembali lagi masuk dalam perusahaan dalam waktu singkat melalui hasil penjualan produksinya. Pengelolaan modal kerja merupakan hal yang sangat penting dalam perusahaan, karena meliputi pengambilan keputusan mengenai jumlah dan komposisi aktiva lancar dan bagaimana membiayai aktiva ini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan modal kerja dan profitabilitas pada Industri Otomotif dan Komponennya tahun 2007-2010 dan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Modal Kerja terhadap Profitabilitas pada Industri Otomotif dan Komponennya tahun 2007-2010. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kausalitas dengan objek penelitian pada 10 perusahaan Otomotif dan Komponennya di IDX. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 16,0 untuk menentukan pengaruh modal kerja (WCTA) terhadap profitabilitas (ROA). Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari tahun 2007 sampai tahun 2010. Hasil dari penelitian ini adalah persamaan regresi linear sederhana yaitu Y = 0,694 + 0,561 X dengan nilai korelasi sebesar 0,651. Hal itu menunjukkan hubungan antara WCTA terhadap ROA adalah positif dan tinggi. Nilai R Square yang diperoleh sebesar 0,424 menunjukkan bahwa sebesar 42,40 % ROA mampu dipengaruhi oleh WCTA. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modal kerja yang diwakili oleh WTCA berpengaruh terhadap peningkatan profitabilitas yang diwakili oleh ROA.Adapun saran-saran yang diajukan oleh penulis dari hasil penelitian yaitu bagi perusahaan yang mengalami kerugian sebaiknya meningkatkan perolehan laba dengan cara meningkatkan penjualan bersih sehingga dapat meningkatkan modal kerja perusahaan. Dan bagi perusahaan yang mengalami kerugian sebaiknya melakukan pengendalian alokasi biaya terhadap modal kerja, sehingga biaya yang sudah dikeluarkan dapat dimaksimalkan dalam perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.ABSTRACT Capital working is a main case and important topic that mostly faced by corporation because all attentions are focused to manage capital working and current asset which is the big part of total asset. Capital working is needed by every corporation to finance its daily operation, for instance: to buy raw material, pay the salary, etc. All the spending is expected to be returned back to the corporation in a short time through the sales. The capital management is very important in a corporation because it covers the entire decision making about the amount and composition of current asset and how to finance this asset. The purpose of this research is to describe capital working and profitability in Automotive and Component Industry in 2007 until 2010 and to test also to analyze the influence of Capital Working towards the Profitability of Automotive and Component Industry in 2007 until 2010. The method used in this research is descriptive and causalities by using 10 Automotive and Component corporation that are listed in BEI. The analysis uses simple linear regression with SPSS 16,0 version to determine the influence of capital working (WCTA) towards profitability (ROA). The periode used in this research is between2007until2010. The result of this research is regression equation of Y =0,694+ 0,561X by the correlation score 0,651. That shows the correlation between WCTAand ROAis high. R Square score is 0,424. It shows that42,40%the variations of ROAis influenced byWCTA.Based on that result, it can be concluded that capital working showed byWTCA influence the increase ofprofitability shown by ROA. The advice that can be proposed by the writer from this research is for the cooperation that suffers in financial loss is ought to increase the profit by increasing net sales so that it can increase corporations capital working. The corporations also can control the cost allocation towards working capital so that the expense can be optimized in a corporation to get the profit.
Copyrights © 2012