Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Obligasi Syariah dengan Obligasi Konvensional berdasarkan nilai Yield To Maturity (YTM) dan Current Yield (CY). Selain mengukur membandingkan obligasi berdasarkan Yieldnya, penelitian ini juga membandingkan tingkat risiko obligasi berdasarkan rating obligasi. Sehingga, hasil dari penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif berupa informasi yang berguna bagi investor dalam mengambil keputusan untuk berinvestasi. Objek dalam penelitian ini adalah obligasi Syariah dan obligasi Konvensional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2012-2016. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis uji-t untuk dua sampel bebas atau yang disebut independent sampel t-test, adapun proses analisisnya menggunakan IBM SPSS Statistics 20 for windows. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dengan Equal variances assumed adalah dapat disimpukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara obligasi Syariah dengan obligasi Konvensional berdasarkan nilai Yield To Maturity (YTM). Hal ini menunjukkan bahwa apabila investor memegang obligasi Syariah dan obligasi Konvensional hingga tanggal jatuh tempo maka Yield yang diberikan tidak jauh berbeda. Dari sisi Current Yield (CY) dengan Equal variances assumed adalah  maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara obligasi Syariah dengan obligasi Konvensional. Hal menunjukkan bahwa respon pasar terhadap penerbitan obligasi Syariah maupun obligasi Konvensional relatif sama. Sedangkan dari perbandingan risiko kedua jenis obligasi tersebut menunjukkan bahwa Equal variances assumed menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan, tetapi secara absolute tingkat resiko obligasi Syariah lebih besar dari pada obligasi Konvensional. Kata Kunci : Yield To Maturity (YTM), Current Yield (CY) dan tingkat Resiko Obligasi.
Copyrights © 2017