Jurnal Kajian Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi UNTAN (KIAFE)
Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Akuntansi

ANALISIS PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.101 TENTANG LAPORAN KEUANGAN SYARIAH PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SYARIAH BAITUL TAMWIL MUHAMMADIYAH RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA

B51108037, Darius Leno (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Nov 2013

Abstract

Objek penelitian dalam rangka penulisan skripsi ini dilakukan pada Koperasi Simpan Pinjam Syariah BTM Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya dengan judul Analisis Penerapan Standar Akuntansi No.101 tentang Penyajian Laporan Keuangan Syariah pada Koperas iSimpan Pinjam Syariah BTM Rasau Jaya KabupatenKubu Raya. Adapun permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengenai bagaimana penerapan PSAK No.101 pada KSPS BTM Rasau Jaya dan factor apa yang mepengaruhi penerapan PSAK tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan dan faktor yang mempengaruhi penerapan PSAK No.101 pada KSPS BTM Rasau Jaya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan dengan teknik survey pendahuluan, wawancara, studi kepustakaan, studi dokumentasi dan memberikan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis komparatif, yaitu membandingkan laporan keuangan BTM rasau Jaya dengan PSAK No.101. Hasil penelitian berkesimpulan bahwa laporan keuangan KSPS BTM Rasau Jaya belum sesuai dengan PSAK No.101. KSPS BTM Rasau Jaya hanyamenyajikan laporan neraca, laporan laba rugi, laporan sisa hasil usaha, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Sedangkan menurut PSAK No.101 penyajian laporan keuangan entitas syariah yang lengkap terdiri dari neraca, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, laporan sumber dan penggunaan dana zakat, laporan sumber dan penggunaan dana kebajikan dan catatan atas laporan keuangan. Kemudian faktor faktor yang mempengaruhi penerapan PSAK No.101 pada KSPS BTM Rasau Jaya disebabkan karena sumber daya dalam koperasi belum memadai, KSPS BTM Rasau Jaya menggunakan laporan keuangan pada umumnya dan hanya sekedar mendapatkan pemberitahuan dan seminar dari IAI tanpa disertakan dengan pelatihan.

Copyrights © 2013