Penyajian Laporan Keuangan dan Kinerja Keuangan merupakan hal yang sangat penting. Karena banyak pihak yang memerlukan informasi terhadap kondisi keuangan perusahaan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana  kinerja keuangan pada masing-masing perusahaan otomotif yang diukur menggunakan metode Economic Value Added. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metote studi kasus. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah duabelas perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI yaitu PT Astra International Tbk, PT Astra Otoparts Tbk, PT Indo Kordsa Tbk, PT Goodyear Indonesia Tbk, PT Gajah Tunggal Tbk, PT Indomobil Sukses International Tbk, PT Indospring Tbk, PT Multi Prima Sejahtera Tbk, PT Multistrada Arah Sarana Tbk, PT Nipress Tbk, PT Prima Alloy Steel Universal Tbk, dan PT Selamat Sempurna Tbk periode tahun 2012. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari internet, literatur, dan bacaan lainnya. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan sebelas perusahaan otomotif yang terdaftar di BEI tersebut jika di ukur dengan konsep EVA adalah baik karena menghasilkan nilai EVA yang positif yang artinya mampu memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Dan hanya terdapat satu perusahaan yang mempunya nilai EVA negatif yaitu PT Multistrada Arah Sarana Tbk. Dari duabelas perusahaan otomotif tersebut hanya dua perusahaan yang masuk kategori LQ 45 yaitu PT Astra International Tbk dan PT Gajah Tunggal Tbk sedangkan yang lainnya tidak walaupun menghasilkan nilai EVA yang positif. Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai EVA adalah faktor eksternal dan faktor internal. Kata kunci: Economic Value Added, kinerja keuangan.
Copyrights © 2014