Penelitian ini berjudul Analisis Sistem Pengendalian Intern Penjualan Kredit Rumah Susun di Jalan Selat Sumba Kelurahan Siantan Tengah Pada PD. Kapuas Indah Kota Pontianak Permasalahan dalam penelitian ini adalah; 1) Bagaimana sistem pengendalian intern penjualan kredit Rumah Susun pada PD. Kapuas Indah Kota Pontianak? 2). Faktor-faktor apa yang menyebabkan kurang efektifnya sistem pengendalian intern penjualan kredit Rumah Susun pada PD. Kapuas Indah Kota Pontianak? Penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif, yakni menggambarkan keadaan nyata yang terjadi pada suatu objek dengan memecahkan suatu kasus informasi tentang sistem pengendalian intern penjualan kredit Rumah Susun pada PD. Kapuas Indah Kota Pontianak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan; observasi, kuesioner dan studi dokumenter. Teknik analisis data dalam penelitian ini digunakan alat analisis; struktur organisasi, kuesioner internal kontrol, flowchart dan pengujian kepatuhan (compliance test). Berdasaran hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa; Struktur organisasi penjualan kredit Rumah Susun di Jl. Selat Sumba Siantan Tengah pada PD. Kapuas Indah Kota Pontianak dikategorikan cukup efektif, sehingga telah memadai untuk menjamin terselenggaranya internal control yang baik yang ditandai dengan adanya pembagian tugas, wewenang dan tanggungjawab yang jelas pada masing-masing unit kerja. Pengendalian intern persediaan dan penjualan kredit rumah susun dikategorikan cukup efektif, karena persediaan maupun penjualan kredit rumah susun telah mengikuti sistim dan prosedur yang telah ditentukan. Hal ini mendorong semakin kecilnya piutang tidak tertagih. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat efektivitas sistem pengendalian intern penjualan kredit rumah susun tidak terlepas dari: Struktur organisasi yang memadai, sistem dan prosedur penjualan kredit rumah susun yang memadai dan dipatuhinya pengendalian intern persediaan dan penjualan. Dengan demikian sistim pengendalian intern sangat kuat untuk melindungi terjadinya kecurangan dan penyelewengan serta tidak tertagihnya piutang, contohnya : perangkapan jabatan (tidak independen), tidak dibuat dengan baik daftar untuk piutang, petugas lapangan yang kurang berpengalaman. Kata Kunci : Sistem Pengendalian Intern, Penjualan Kredit Rumah Susun
Copyrights © 2013