Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Radiasi
Vol 9, No 1 (2013): Juni 2013

Aplikasi Iradiasi Gamma untuk Pemuliaan Mutasi Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis Bl.) Umur Genjah.

Sasanti Widiarsih (Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional)
Ita Dwimahyani (Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional)



Article Info

Publish Date
19 Feb 2014

Abstract

Anggrek bulan merupakan puspa pesona yang populer di Indonesia. PATIR-BATAN menerapkan teknik mutasi sebagai alternatif terhadap metode persilangan untuk memperkaya keragaman genetik dalam rangka memperoleh varietas tanaman hias yang unggul. Penelitian ini dilakukan sejak bulan Januari 2011. Materi tanaman berupa plantlet kultur jaringan Phalaenopsis amabilis siap tanam dari Lab. KonservasiTumbuhan, Kebun Raya Bogor, dan diiradiasi dengan sinar gamma masing-masing dengan dosis 0, 5, 10, 15, 20, dan 25 Gy. Plantlet diaklimatisasi pada media pakis cacah steril selama 3 minggu, kemudian dipindahkan ke pot individu dan dipelihara di rumah kaca KebunPercobaan Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Pada usia 13 bulan (Februari 2012) didapati satu tanaman dengan dosis iradiasi 25 Gy yang menunjukkan tanda-tanda pembungaan. Sekitar lima minggu kemudian, kuntum bunga mulai mekar. Warna dan bentuk bunga hampir samadengan bunga tanaman induk dengan diameter bunga 8 cm. Mengingat tanaman anggrek bulan umumnya membutuhkan waktu lebih dari dua tahun sejak masa aklimatisasi hingga memasuki masa generatif, dan khususnya genus Phalaenopsis lebih rajin berbunga di dataran tinggi, maka temuan mutan anggrek bulan berumur genjah ini merupakan indikasi yang menjanjikan. Observasi lebih lanjut masih diperlukan terhadap kestabilan karakter mutan pada generasi berikutnya.

Copyrights © 2013