Jurnal Sains dan Teknologi Nuklir Indonesia (Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology)
Vol 11, No 1 (2010): Februari 2010

INTERKOMPARASI PENGUKURAN OUTPUT IRADIATOR 137Cs DAN PERSONAL DOSE EQUIVALENT, Hp(10) MENGGUNAKAN TLD DAN FILM

Nazaroh . (Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi – BATAN)
Susetyo Trijoko (Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi – BATAN)
Sri Inang Sunaryati (Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi – BATAN)



Article Info

Publish Date
25 Sep 2013

Abstract

Telah dilakukan kegiataninter komparasi pengukuran output iradiator 137Cs dan personal dose equivalent, Hp(10),menggunakan TLD dan film pada tahun 2006-2008. Menurut rekomendasi IAEA,interkomparasi merupakan salah satu kegiatan audit namun lebih ditekankan pada semangat kolaborasi dan dukungan dari pada semangat inspeksi. Interkomparasi bertujuan untuk menilai kompetensi partisipan dan memelihara ketertelusuran serta menjaga konsistensi hasil pengukuran. Di samping itu, untuk meyakinkan bahwa alat bekerja dengan benar dan hasil evaluasi telah memenuhi ketentuan yang berlaku serta dalam rangka memenuhi salah satu klausul yang tertera dalam ISO-17025-2005. Manfaat interkomparasi adalah untuk memudahkan jalinan antara anggota dan sistem pengukuran nasional, serta untuk pertukaran pengalaman dalam teknik pengukuran dan evaluasi dosis radiasi. Di samping sebagai alat uji profisiensi dalam pengukuran atau evaluasi dosis, secara tidak langsung interkomparasi berdampak pada peningkatan mutu layanan dan dalam rangka memenuhi legislasi Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN). Pada kegiatan ini, TLD digunakan untuk interkomparasi pengukuran output sedangkan TLD dan film untuk evaluasi dosis. Pada makalah ini disajikan hasil interkomparasi pengukuran output dan personal dose equivalent, Hp(10) tahun 2006-2008 yang diikuti oleh 6 peserta: Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Jakarta,Medan, Surabaya, Makassar, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) dan Laboratorium Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan (KKL)-PTKMR BATAN. Pada interkomparasi pengukuran output, dosis yang dinyatakan oleh peserta dibandingkan dengan dosis yang diukur Laboratorium Metrologi Radiasi (LMR), dan hasilnya masih dalam rentang ± 10 %, sehingga dianggap memuaskan. Hasil interkomparasi personal dose equivalent, Hp(10), dievaluasi berdasarkan analisis ISO/IEC Guide 43-1, 1997 dan dinyatakan sebagai En. Nilai En (Lab) yang diperoleh ≤ 1, maka dianggap memuaskan, tetapi satu Lab mempunyai nilai En > 1,sehingga dinyatakan kurang memuaskan.

Copyrights © 2010






Journal Info

Abbrev

jstni

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Energy Environmental Science Materials Science & Nanotechnology Mechanical Engineering Medicine & Pharmacology Physics

Description

Focus of Publication in Indonesian Journal of Nuclear Science and Technology : Result of experiment in the field of nuclear science and technology and its applications in various fields. Acceptable topics include: Radioisotope, Radiopharmacy, Nuclear Medicine, Nuclear Radiation and its ...