Batuan di alam pada umumnya bersifat heterogen, anisotrop, dan diskontinu. Struktur ketidakmenerusan (diskontinuitas) pada massa batuan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi deformabilitas, kekuatan, dan permeabilitas massa batuan. Selain itu, diskontinuitas yang sangat besar dan persisten secara kritis dapat mempengaruhi tingkat kestabilan lereng.Kestabilan lereng merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam pekerjaan rekayasa konstruksi pertambangan. Gangguan terhadap kestabilan lereng akan mengganggu keselamatan pekerja, kerusakan lingkungan, kerusakan alat penambangan, mengurangi intensitas produksi, dan mengganggu kelancaran pelaksanaan penambangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengenali diskontinuitas batuan serta pengaruhnya terhadap kestabilan lereng berdasarkan hasil studi literatur dari beberapa peneliti terdahulu.
Copyrights © 2020