Pelaksanaan swamedikasi diare pada anak dapat menjadi kesalahan pengobatan karena keterbatasan pengetahuan orang tua terhadap obat dan penggunaannya. Pemberian leaflet sebagai media edukasi dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang obat-obatan untuk penggunaan sehari-hari. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektivitas media edukasi (leaflet) terhadap tingkat pengetahuan orang tua yang diukur melalui perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian leaflet. Penelitian menggunakan metode pre-experimental dengan rancangan one group pretest/posttest design. Responden dipilih secara consecutive sampling. Subjek penelitian ialah orang tua yang diberi leaflet selama 1 bulan. Pengambilan data melalui kuesioner yang telah valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan orang tua tentang swamedikasi diare pada anak sebelum pemberian leaflet yaitu TK Pontianak Barat untuk pengetahuan baik 23%, sedang 33%, kurang 43% dan sesudah pemberian leaflet pengetahuan baik 43,3%, sedang 40% dan kurang 16,7%. TK Pontianak Tenggara untuk pengetahuan baik 27%, sedang 47%, kurang 27% dan sesudah pemberian leaflet pengetahuan baik 53,3%, sedang 36,7% dan kurang 10%. Uji paired sample t-test dan independent sample t-test digunakan untuk uji bivariat. Perbedaan yang signifikan didapat antara pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian leaflet pada TK Pontianak Barat dan TK Pontianak Tenggara (p=0,000). Perbedaan nilai rata-rata pengetahuan antara TK Pontianak Barat dan TK Pontianak Tenggara adalah (p=0,035). Kesimpulan leaflet efektif meningkatkan pengetahuan swamedikasi diare anak pada orang tua.
Copyrights © 2019