Transmisi
Vol 4, No 2 (2008): Edisi September 2008

VARIASI TEMPERATUR PEMANASAN AWAL CETAKAN PADA PENGECORAN Al-Si BEKAS

Ike Widyastuti (Universitas Merdeka Malang)



Article Info

Publish Date
15 Sep 2010

Abstract

Teknologi pengecoran logam di lapangan yang banyak digunakan dalam pembuatan komponenmemiliki kekurangan banyak cacat terutama terjadinya porositas sehingga menghasilkan banyak hasilreject yang akhirnya mempengaruhi biaya proses produksi. Pada penelitian ini dilakukan pengecoranAl-Si bekas menggunakan dapur krusibel yang dirancang menggunakan bahan bakar gas LPG sebagaialternatif lain pada proses pengecoran. Adapun pengujian dilakukan untuk melihat kualitas hasil coranterutama pada harga kekerasan dan cacat coran secara makro.Proses pengecoran dilakukan menggunakan temperatur pemanasan awal cetakan yang bervariasi yaitu280C, 3000C dan 6000C. Cetakan yang digunakan adalah jenis cetakan logam. Pemanasan awalcetakan logam ini bertujuan untuk dapat meminimalisir cacat coran secara makro dengan mengurangiterjadinya shock temperature pada saat proses pendinginan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur awal pemanasan cetakan logam makanilai kekerasan dan cacat coran semakin rendah sehingga hasil pengecoran ini dapat digunakan untukproses lanjut yaitu pembentukan logam karena sifatnya yang lunak dan minim cacat. Hasil kekerasanterendah diperoleh 36,57 HRB dan cacat coran terendah mencapai 1,53%, yang diperoleh dengantemperatur pemanasan awal cewtakan 6000C.

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

jtmt

Publisher

Subject

Automotive Engineering Control & Systems Engineering

Description

Jurnal TRANSMISI dipublikasikan oleh Jurusan Teknik Mesin Universitas Merdeka Malang sebagai media diseminasi hasil penelitian dan karya ilmiah baik penelitian dasar maupun terapan di bidang teknik mesin. Berkala ilmiah ini memuat naskah dengan bidang kompetensi konversi energi, material ...