Analisis yang digunakan akan lebih mudah dilaksanakan jika pengunaan metode berdasarkan atas efektifitas penukar kalor dimana sejumlah fluida panas yang akan diberikan pada fluida dingin dalam rangka mendapatkan sejumlah kalor tertentu kepada fluida yang dimaksud diatas. Energi yang dilepaskan oleh fluida panas dan energi yang diterima oleh fluida dingin merupakan perpindahan kalor yang sebenarnya sehingga peneliti mencoba untuk aliran lawan arah (Counter Flow). Dalam hal ini perlu ada batasan pada perpindahan kalor maksimum dimana nilai maksimum akan dicapai jika salah satu fluida mengalami perubahan suhu yaitu beda suhu maksimum yang terdapat dalam superheater selisih antara suhu masuk fluida panas dan fluida dingin, dengan demikian kapasitas panas menghasilkan harga minimum sehingga neraca energi sebagai bentuk kekekalan hukum energi. Energi yang diterima sama dengan energi yang dilepas. Efektifitas sangat bermanfaat dalam persoalan rancang bangun dapat membedakan dengan rancang bangun yang lain. Pada alat penukar kalor, bagian yang sangat penting dalam analisis koefisien perpindahan kalor menyeluruh merupakan hambatan termal total terhadap perpindahan kalor antar kedua fluida tersebut diatas sehingga efektifitas didefinisikan perbandingan antara perpindahan kalor nyata dengan perpindahan kalor yang mungkin.
Copyrights © 2015