Sebagian penduduk mengkonsumsibuah-buahandan sayuranlebih rendahdari yang direkomendasikan olehOrganisasi Pangan dan Pertanian(FAO). Pada tahun 2005, tingkatkonsumsi sayurdi Indonesia hanya35.30 kg/kapita/tahun. Kemudian pada tahun 2006, konsumsi sayuransedikit menurunmenjadi 34.06kg/kapita/tahun. Berdasarkan hasil kajian Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian pada Maret 2013 lalu, tingkat konsumsi buah per kapita hanya 34,55 kg/tahun, sedangkan tingkat konsumsi sayuran per kapita 40,35 kg/tahun. Jika dibandingkan dengan konsumsi buah dan sayur per kapita warga Singapura dan Vietnam melebihi 100 kg/tahun. Konsumsi sayuranperlu ditingkatkanuntuk mengurangi ketergantungan terhadap beras.Penelitian ini dilakukan dalam rangka mempromosikan peningkatan konsumsi sayur bagi siswa melalui model kebun sayur sekolah. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Plosoklaten selama 2012. Sepuluh jenis sayuran ditanam di lahan seluas 36 m2. Polatanamdiatursedemikian rupa sehinggasayuran dapatdipanenhampir setiap hari. Siswaterlibat dalampemeliharaantanaman sayuran sebagai latihan bercocok tanam sayur. Setiappanensayurandirekap dankandungangizinyadihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total panen berbagai macam sayuran ialah 249.6 kg, yang setara dengan683.8 gram per hari. Jika sebuah keluarga memilikiempatanggota, masing-masing orang akanmengkonsumsisayur171g per hari. Hal ini memenuhi43% darirekomendasi WHOuntuk konsumsibuah-buahandan sayuran. Dengan kata lain, konsumsi sayuran telah mencapai 85%. Dengan demikian, sayurandi lahan seluas 36 m2 telah mampu memenuhikonsumsi sayur sehari-hari. Hal ini menunjukkan pemenuhanasupangizi harianuntuk beberapavitamin danmikro-nutrisi. Kata kunci: diversifikasi konsumsi, kebun sayur sekolah, kandungan giziAccording to Indonesian Ministry of Agriculture,Indonesian people consume horticultural products especially fruits and vegetables, are still lower than that of recommended by Food and Agriculture Organization (FAO). Vegetable consumption level inIndonesia 2005 was 35.30 kg/capita/year. In 2006, the consumption of vegetables slightly declined to34.06 kg/capita/year. Based onthe results ofthe studyin March 2013 conducted by IAARD, The Ministry of Agricultureknown that level offruitconsumptionpercapita is only34.55kg/year, while consumption of vegetables thepercapita is40.35kg/year. It is lower compared to fruit and vegetable consumptionpercapitafor the citizens ofSingaporeandVietnam that areexceeded100kg/year.Vegetable consumption has to be increased and rice consumption has to reduce. This study is aimed to make aneffort to increase vegetable consumption via school garden model.The research wasconductedatSMKPloso Klatenduring2012. Ten kinds of vegetables were sequentially grown in about a space of 36 m2land. The cropping pattern was arranged in such away so that the vegetables can be harvested almost every day. Students were involved in maintenance of vegetable crops in order to familiarize them with the crops. Every harvest of vegetables, the nutritional contents of the vegetable were calculated and recorded. The results showed that every day the students can harvest about 249.6kgof mixed vegetables, which is equivalent to 683.8g/day. Ifafamily has 4members,each personwill consumevegetableabout 171 g/day. This fulfills43% of WHO recommendation forconsumption of fruits and vegetables. In other words, it has been fulfilled85%ofvegetable intake recommendation. Thus, vegetables garden on a piece of36m2land is ableto meetdaily consumption. This also has meet daily nutritional intake for several essential vitamins and micro-nutrients. Keywords: consumption diversification, vegetables, school garden, nutritional intake
Copyrights © 2014