Dalam tugas akhir ini dibahas tentang merancang jaringan indoor 4G LTE di gedung Student Centre Universitas Budi Luhur Jakarta mengunakan femtocell. Dengan memperhitungkan nilai total loss yang disebabkan oleh material-material didalam gedung, dengan bantuan model propagasi COST 231 Multi-Wall maka akan didapatkan prediksi cakupan yang efektif untuk tiap FAP (Femtocell Access Point). Setelah diperoleh prediksi cakupan efektif tiap FAP-nya maka akan diperoleh jumlah FAP yang diperlukan untuk men-cover seluruh area didalam gedung dan kemudian akan disimulasikan dengan software Radiowave Propagation Simulator (RPS) untuk memprediksi hasil rancangan yang telah dibuat dari sisi perhitungan secara coverage. Hasil yang diharapkan dari perencanaan Jaringan indoor 4G LTE di gedung Student Center Universitas Budi Luhur Jakarta adalah agar nilai Reference Signal Received Power (RSRP) dan Signal to Interference Ratio (SIR) jaringan LTE di dalam gedung Student Centre berada dalam range yang baik sesuai dengan standar Key Performance Indicator (KPI) 3GPP, yaitu >-80dBm (RSRP) dan > 5dB (SIR). Serta dapat membandingkan hasil simulasi dari 3 skenario yang telah dibuat dengan nilai mean RSRP dan SIR dari setiap skenario, sehingga didapatkan skenario penempatan femtocell yang paling baik.
Copyrights © 2018