Analitika : Jurnal Magister Psikologi UMA
Vol 8, No 1 (2016): ANALITIKA JUNI

Ciri - Ciri Kepribadian Dan Kepatutan Sosial Sebagai Prediktor Subjective Well-Being (Kesejahteraan Subyektif) Pada Remaja Akhir

Giyati Giyati (Universitas Mercu Buana, Yogyakarta)
Indra Ratna Kusuma Wardani (Universitas Mercu Buana, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2016

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir. Sampel penelitian berjumlah 186 remaja laki-laki dan perempuan, usia 18-21 tahun, telah menyelesaikan serangkaian skala subjective well-being, skala ciri-ciri kepribadian Big Five Personality dan skala kepatutan sosial Marlowe Crowne. Analisis regresi berganda digunakan untuk menguji hubungan antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotesis pertama). Analisis korelasi Parsial digunakan untuk menguji hubungan antara ciri-ciri kepribadian dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotesis kedua), dan hubungan antara kepatutan sosial dengan subjective well-being pada remaja akhir (hipotersis ketiga). Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada hubungan kuat antara ciri-ciri kepribadian dan kepatutan sosial dengan subjective well-being, ada hubungan antara ciri-ciri kepribadian dengan subjective well-being, dan ada hubungan antara kepatutan sosial dengan subjective well-being. Dengan demikian ciri-ciri kepribadian (Big Five Personality) dan kepatutan sosial (Marlowe Crowne) dapat dijadikan prediktor subjective well-being pada remaja akhir.   

Copyrights © 2016