Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rancangan strategi untuk peningkatan kinerja operasi pada perusahaan jasa bongkar – muat dan mengiplementasikan metode lean thinking pada perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari riset ini ditemukan bahwa perusahaan menginginkan peningkatan kinerja operasi sebanyak 3 BCH (Box Crane Hours) di tahun 2020. Tetapi kinerja operasi perusahaan sekarang tidak bisa mencapai target tersebut, karena terdapat beberapa temuan masalah yang terjadi, seperti banyaknya idle di beberapa aktivitas. Untuk itu alternatif solusi dan strategi yang diberikan adalah strategi CRM (Consumer Relationship Management), allocation truck, dan split area. Terdapat rangkaian rantai pasok yang panjang dalam bisnis jasa bongkar – muat dan cukup banyak entitas yang terlibat sekitar 7 entitas, dimulai dari pemilik barang, penyedia ekspedisi dan lain-lain. Dalam penelitian ini hanya berfokus pada entitas penyedia jasa bongkar – muat container dan khusus di Dermaga Serbaguna Nusantara (DSN). Berdasarkan analisis terhadap kinerja operasi terdapat beberapa akar penyebab masalah yang terjadi di perusahaan, dengan begitu hasil temuan yang disarakan adalah Allocation truck, Split Area dan Customer Relationship Management. Perusahaan bisa memanfaatkan hasil temuan ini untuk mengetahui gambaran yang lebih obyektif mengenai operasi bisnis yang dilakukan selama ini dan bisa mencapai target kinerja 3 tahun ke depan.
Copyrights © 2018