Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
Vol 6, No 2 (2020): August 2020

STUDI LITERATUR PENGARUH LAMA PENYIMPANAN GARAM HALUS BERYODIUM TERHADAP KADAR YODIUM SECARA IODOMETRI

Alifah Puspita Dewi (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang.)
Eko Naryono (Jurusan Teknik Kimia, Politeknik Negeri Malang, Jl. Soekarno Hatta No. 9, Malang)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2020

Abstract

Garam merupakan salah satu bahan pelengkap kebutuhan pangan dan sumber elektrolit bagi tubuh manusia yang dikonsumsi setiap hari. Pemerintah memilih garam konsumsi sebagai sarana untuk memenuhi angka kecukupan yodium setiap harinya. Penggunaan garam beryodium sangat dianjurkan karena fungsi yodium yang sangat penting bagi tubuh manusia. Apabila yodium dalam tubuh manusia tidak tercukupi, maka hal ini akan menyebabkan terjadinya masalah gizi yang disebut dengan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY). Pengaruh lama penyimpanan, temperatur, jenis wadah penyimpanan, serta kondisi penyimpanan yang terbuka atau tertutup memiliki pengaruh terhadap kandungan kadar yodium dalam garam. Perlakuan yang digunakan pada studi literatur ini adalah garam disimpan selama 1 hari, 2 hari, 3 hari, 4 hari, 5 hari, 6 hari, dan 7 hari dengan variabel jenis wadah dalam kondisi terbuka dan tertutup. Studi literatur ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh temperatur terhadap kandungan kadar yodium dalam garam, mengetahui pengaruh lama waktu dengan berbagai varian jenis wadah penyimpanan terhadap kandungan kadar yodium, mengetahui pengaruh kondisi wadah penyimpanan terhadap kandungan kadar yodium dan mengetahui lama waktu simpan garam beryodium yang efektif. Berdasarkan studi literatur diketahui pada proses lama penyimpanan garam beryodium, kondisi penyimpanan, temperatur, jenis varian wadah penyimpanan berpengaruh terhadap penurunan kadar yodium dalam garam.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

distilat

Publisher

Subject

Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering

Description

Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific ...