RingkasanPenderita autisme mempunyai gangguan pada interaksi sosial, komunikasi, imajinasi serta pola perilaku yang repetitif dan resistensi (tidak mudah mengikuti/menyesuaikan) terhadap perubahan pada rutinitas. Gangguan pada interaksi sosial ini menyebabkan mereka terlihat aneh dan berbeda dengan orang lain. Untuk menangani anak autis, salah satu metode yang dapat diterapkan adalah terapi warna. Terapi warna dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran anak akan keberadaannya dalam lingkungan. Hal itu dapat dilakukan dengan memberi warna panas atau hangat dalam desain interior kamar tidur, sehingga ketika setiap harinya mereka melihat warna-warna tersebut pikiran mereka terdorong dan sadar bahwa mereka ada dalam suatu ruangan.Kata Kunci: Autisme, Interior Ruang, Aplikasi WarnaAbstractPeople with autism have a disruption to social interaction, communication, imagination and repetitive behavioral patterns and resistance (not easy to follow/adjust) to changes in routine. This disturbance to social interaction makes them look strange and different from others. Autistic children can be treated with color therapy. This method is expected to raise children’s awareness of their existence within their environment. It can be done by applying hot or warm colors in the interior design of the bedroom, so when they see the colors everyday, their minds are pushed to realize that they are in a room.Keywords: Autism, Interior Space, Color Applications.
Copyrights © 2018